Pentingnya Pembuatan Website Desa sebagai Sarana pengawasan dan Promosi

manfaat website desa

Kuripan – Tidak dipungkiri, kemajuan teknologi informasi khususnya internet beberapa tahun belakangan ini berkembang cukup cepat. Bahkan saat ini teknologi IT (Information Technology) suatu hal yang mutlak diterapkan di lembaga pemerintahan di era serba digital ini.

Di Lampung, khususnya Lampung Selatan, pemesanan pupuk berbasis IT (secara online) akan segara di terapkan. Direncanakan akan di uji coba di Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan. Penerapan pemesanan pupuk secara online di Lampung Selatan ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Project ini merupakan kemitraan antara Dinas Pertanian Provinsi Lampung dan Bank Lampung.

Lain halnya di Desa Kunjir, Desa yang terletak di Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan yang kaya akan potensi wisata ini, mendirikan website desa sebagai sarana promosi potensi wisata, sehingga masyarakat Indonesia dan dunia tidak perlu repot-repot mencari informasi tentang Desa Kunjir, tinggal klik www.desawisatakunjir.com, maka segala informasi tentang Desa Kunjir akan terlihat di website tersebut. Berkat adanya website desa, sekarang sektor wisata Desa Kunjir semakin menggeliat.

Tidak mau ketinggalan, Desa Kuripan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan dalam pertengahaan tahun ini akan membuat website desa dengan alamat www.kuripan-penengahan.desa.id. Desa Kuripan menggunakan domain desa.id yaitu domain resmi yang di keluarkan oleh Kominfo RI untuk desa. Diharapkan kehadiran website desa ini akan membawa manfaat bagi warga Desa Kuripan.

Karena begitu besarnya pengaruh IT di era sekarang ini, sangat beralasan jika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengharapkan seluruh desa di Jawa Tengah tahun ini, mempunyai website desa. Ganjar menjelaskan Website bagi sebuah desa berguna untuk menampilkan data demografi, potensi, produk dan sumber daya manusia. Kalau hanya di tulis di papan infomasi di balai desa siapa yang mau baca. Website desa juga mewujudkan transparansi pembangunan desa dan akuntabilitas keuangan di masing-masing desa.

Apalagi desa sudah mendapat dana desa yang harus di pertanggungjawabkan kepada publik. cukup di muat di website, masyarakat bisa tahu, program apa yang sedang dan akan di jalankan oleh desa, sekaligus mencantumkan jumlah anggarannya. selain itu fungsi website desa sebagai sarana masyarakat untuk menyampaikan saran, kritik dan aduan yang membangun bagi desa tersebut.

“Website desa akan menampilkan data riil kemiskinan dan pengangguran. Datanya bahkan lebih maju dari milik BPS karena sudah diverifikasi berdasar kondisi sosiologis desa,” katanya di Balai Desa Madukara, Jalan Raya Madukara Gununggiana, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (23/3/16). Seperti dikutip dari merdeka.com.

Saat ini diakuinya baru sedikit desa di Jateng yang memiliki website, padahal kegunaan website tidak hanya untuk layanan warga, tapi juga mendukung program pemberdayaan desa dari pemerintah. Jadi website desa, manfaatnya jangan di pandang sebelah mata. Apalagi website desa sudah didukung penuh oleh Kominfo dengan domain desa.id. itu artinya domain desa.id diakui sebagai domain instansi penyelenggara negara.

“Saya ingin tahun ini seluruh desa di Jateng sudah terkoneksi Sistem Informasi Desa. Entah basisnya website atau aplikasi yang jelas terkoneksi,” katanya.

#AyoBangunDesa!. (Red)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.