Dana Desa dipotong, Oknum PNS Kecamatan di Tangkap

dana desa

Kuripan – Dana desa yang diperuntukan untuk kepentingan pembangunan desa justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang ingin memperkaya dirinya sendiri,  salah satu temuan dugaan pemotongan dana desa terjadi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, saat ini Polres Bangkalan memperluas penyelidikan dugaan korupsi dana desa hingga ke semua kecamatan di wilayah itu.

“Langkah ini untuk memastikan ada tidaknya praktik korupsi yang dilakukan oknum di masing-masing desa, mengingat beberapa hari lalu menangkap oknum yang memotong dana desa,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M Ridha di Bangkalan, Jumat (29/7/2016).

Ridha menjelaskan, di Bangkalan terdapat sebanyak 273 desa yang tersebar di 18 kecamatan.

Pihaknya kata dia, juga telah memerintah polsek membentuk tugas reskrim Polres Bangkalan mengendus praktik korupsi.

“Kita tidak ingin program baik pemerintah pusat yang menyalurkan dana desa untuk kemajuan pembangunan di desa direcoki oleh segelintir oknum,” terangnya.

Alokasi dana desa untuk Kabupaten Bangkalan oleh pemerintah pusat tahun ini sebesar Rp177 miliar. Masing-masing desa mendapatkan jatah dana desa antara Rp600 hingga Rp700 juta, sesuai dengan jumlah penduduk, dan luas wilayah.

Dalam pelaksanaannya, pencairan dana desa itu justru dipotong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan dalih untuk uang pengamanan. Salah satunya seperti yang terjadi di Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan.

“Pada 18 Juli 2016 kemarin, kami telah melakukan penangkapan dengan tersangka oknum PNS di Kecamatan Tajung Bumi,” sebutnya. (okezone)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.